Pagi ini gue malas nonton Spongebob. Malas. Gue udah terjun ke dunia blogger, rasanya apapun malas di lakukan. Huh. Adek- adekku lagi nonton Spongebob. Wahahah *gak lucu Rif -___-*
Nah.. berhubung kamar gue ada di dekat ruang tengah tempat nonton TV, jadi aku bisa dengar beberapa percakapan dalam Spongebob, meskipun agak terganggu dengan suara lagu dari laptop. Tapi kan aku hapal tuh percakapan, selama akhir hayat sudah berapa kali di ulang coba -__-. Ajaibnya, aku gak pernah bosen ama Spongebob dan temen gobloknya, Patrick.
..
...
Kali ini, enak rasanya ngebahas seberapa goblok Patrick. kata- kataku memang AGAK KASAR, tapi kalian memang tahu kan.. Patrick perangainya begitu? Ah.. back to.. point (]:
Tadi.. episode waktu Flying Dutchman ngasih kesempatan untuk Spongebob dan Patrick yang mau dimakan dengan kaus kaki, terus Spongebob nyuri kaos kaki Flying Dutchman (betul gak sih alur ceritanya begitu?).
Nah, tadi tuh Patrick ngasih pilihan ..
"Lima. Lima, atau TIGA!"
goblok. Kalian tahu percakapan di atas kan. Patrick ngasih pilihan, si Flying Dutchman-nya mau ngasih beberapa permintaan, Lima atau TIGA. Ya jelas lah, si Flying Dutchman milih TIGA. Sesat -__-
Terus, ada episode dimana tuan Krab itu jualan barang- barang Antik. Nah.. di sini lah tingkah konyol dari yang paling konyolnya Patrick yang aku ingat..
"Wow! Tuan Krab, kau menjual penyedot toilet!" kata Patrick.
"Bukan! Itu penyedok sup abad pertengahan!" kata tuan Krab. Patrick tuh SEJENIUS apa sih.. mudah banget diakalin gitu.. -__-"
"Wah.. berarti kemarin aku salah menggunakannya. Tuan Krab, berapa harganya?" Patrick nanya ke Tuan Krab, berapa harga 'penyedok sup' itu.
"Lima dolar!" kata Tuan Krab.
"Aku cuma punya tujuuh..," kata Patrick. *nepuk jidat*
"Terjual!" kata Tuan krab.
"WOW, PATRICK, KAU PANDAI MENAWAR," gumam Patrick dengan dirinya sendiri. Patrick.. patrick..! -___-
Tampilkan postingan dengan label Anak- anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak- anak. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Januari 2012
Senin, 26 Desember 2011
Doraemon
Kalian tau Doraemon kan? Doraemon adalah tokoh serial kartun dari Jepang. Serial doraemon sendiri sudah hampir belasan tahun tayang di layar kaca Indonesia, namun sekarang sudah jarang ada di televisi. Doraemon digambarkan sebagai sesosok robot kucing yang datang dari masa depan untuk membantu keluarga Nobita, khususnya Nobita sendiri yang hidupnya superduper melarat. Nah.. di setiap sesuatu, pasti ada faktanya. Tak terkecuali robot kucing biruputih yang satu ini. Apa aja ya.. faktanya?
#Fakta1: Doraemon berasal dari dua kata, Dora dan Emon. Dora adalah semacam plesetan dari “Nora” yg berasal dari “Nora-Neko” yakni stray cat. Emon adalah semacam kata tambahan tradisional untuk nama dari manusia atau binatang yg berjenis kelamin laki-laki, misalnya Ishikawa Goemon. Secara harafiah (azeek), nama Doraemon bisa diartikan “Stray male cat” (kucing liar jantan).
#Fakta2: Dora sebenarnya bisa juga berarti “gong” (inilah “dora” yg dipakai dalam nama kue dorayaki. Tapi doraemon kan bukan makanan!). Meski bukan itu “dora” yg dipakai di nama Doraemon. Namun ini menjadi semacam plesetan, di mana tubuh Doraemon memang bundar-bundar seperti gong. HWAHAHA *plak.
#Fakta3: Doraemon ternyata memiliki kode produksi , yakni MS-903. Ini adalah nama asli Doraemon sebagai robot, & dengan nama inilah ia dipanggil oleh sang pemilik pabrik robot di mana ia diproduksi. Nama ini disebutkan dalam episode ulang tahun Doraemon tahun 2007.
#Fakta4: Doraemon akan selsesai produksi disebutkan kira-kira pada tanggal 3 September 2112, berarti dia datang menggunakan mesin waktu ke zaman kurang dari satu setengah abad (doraemon sudah ada tahun 70’an).
#Fakta5: Ternyata Doraemon juga memiliki angka keberuntungan seperti kita. Angka keberuntungan Doraemon adalah 1293. Angka keberuntungan Doraemon diambil dari berat badannya yaitu 129,3 kg dan tingginya 129,3 cm. Ia bisa berlari sampai 129,3 km/jam , ketika ketakutan & melompat 129,3 cm. Kekuatan maksimumnya 129,3 bhp. Lingkar pergelangan tangannya 129,3 mm. lingkar kepalanya & lingkar da&ya adalah 129,3 cm. Kakinya berdiameter 129,3 mm. Ia diproduksi pada September 3, 2112 (lagi-lagi 12/9/3), di Pabrik Robot Matsushiba.
#Fakta6: Pacar Doraemon namanya Noramyako. Ia disebutkan di Bonus Data-Data Doraemon di Tankoubon volume 11. Noramyako memutuskan Doraemon gara- gara Doraemon dirasa terlalu pendek untuknya (setelah kupingnya putus digigit tikus). Kasihaan..
#Fakta7: Warna cat asli Doraemon adalah kuning. Setelah tahu bahwa telinganya digigit tikus, ia dalam depresi, menyelinap ke atas menara, di mana ia minum ramuan berlabel “kesedihan”. Ketika ia menangis, warna kuningnya luntur & suaranya berubah karena ramuan itu. Kalian tahu edisi itu? Sudah pernah baca, kan?
#Fakta8: Ternyata Doraemon juga menyenyam bangku pendidikan. Menurut serial spin-off dari Doraemon “The Doraemons”, nama sekolah dari Doraemon sederhana saja, yakni Robot School. The Doraemons dikatakan sebagai grup bodoh. Hahaha.
#Fakta9: Doraemon dan Dorami dikatakan bersaudara karena mereka berdua “dilahirkan” dari satu tangki minyak yang sama…dan “Doraemon” lahir lebih dahulu dari Dorami (2 tahun lebih tua), sehingga ia disebut “kakak”, kemudian Dorami juga disewa oleh keluarga Sewashi setelah Doraemon, sehingga ia disebut “adik.”
#Fakta10: Doraemon takut sama tikus karena trauma sebab kuping robotnya digerigiti robot tikus juga saat ia tidur siang. Waktu aku lihat kupingnya digigit tikus... hiih!
dikutip di internet, dengan perubahan.
Jumat, 23 Desember 2011
Kesalahan Lagu Anak- Anak
Ternyata lagu anak-anak yang populer banyak mengandung kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi. Berikut buktinya:
1. Balonku
“Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!”
Perhatikan warna-warna kelima balon tersebut, kok tiba-tiba bisa muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!
2. Aku Seorang Kapiten
“Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang… kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!”
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop!
Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dengan kondisi pedang panjangnya. Tapi kepanjangan yah.. hehe. Nadanya jadi ancur lebur -_-
3. Bangun Tidur
“Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..”
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang! Astagfirullaaah.. *ngucap*
Jadi lagu yang pas gini:
Bangun Tidur kuterus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi ku tolong ibu
Membersihkan tempat tidurku..
Tapi tapi, tapi oh tapi..
Ibuku malah mengomel..
"Jangan bantu ibu dulu
Sebelum kau pakek baju.."
Sebelum kau pakek baju.."
(lagu yang bercetak kuning nadanya sama)
Tidak ada pelanggaran hak cipta kan? Aku cuma meralat, bukan mengakui kalau itu karyaku. Maaf ._.
4. Naik Ke Puncak Gunung
“Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yang tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju- maju!
5. Naik Kereta Api
“Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama”
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya! HWAHAHAH.
6. Kutilang
“Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul-siul sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk-angguk sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..”
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak-anak akan realita yang sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung! Tapi mungkin pencipta lagu ini make mesin waktu ke masa depan, liat burung kutilang masa depan, suaranya udah berubah jadi li li li... Terus penciptanya bikin lagu ini. Salah ya?
7. Pok Ame Ame
“Pok ame ame.. belalang kupu-kupu.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”
Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak-anak! Karena yang disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!
8. Nina Bobo
“nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”
Anak-anak Indonesia diajak tidur dgn lagu yg “mengancam”
9. Bintang Kecil
“Bintang kecil dilangit yg biru…”
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?
10. Kartini
“Ibu kita Kartini…harum namanya.”
Namanya Kartini atau Harum? Haha. Dan itu jadi bahan tekateki sekarang!!
11. Naik Delman
“Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. naik delman istimewa kududuk di muka.”
Nah,gak sopan khan..
12. Menanam Jagung
“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”
kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam-dalam.
Langganan:
Postingan (Atom)